Namun, bagi orang Jepang mereka lebih menyukai kencan secara langsung daripada bertemu melalui situs atau aplikasi kencan. Hingga tahun 2015 tercatat ada 75% pasangan Jepang yang menikah dengan teman kerja, teman sekolah, atau teman kerabat.
Hal ini karena di Jepang hubungan yang terjalin melalui online tidak dilihat sebagai bentuk hubungan yang nyata.
2. Selalu Menyatakan cinta
Sama halnya dengan pasangan di negara mana pun, pengakuan cinta atau menyatakan cinta pada pasangan Anda tentunya sangat penting. Karena di Jepang ada banyak sekali orang yang pergi makan berdua dengan teman lawan jenis tanpa ada niatan yang jelas.
3. Jarang Pamer Kemesraan
PDA adalah tindakan menunjukan kasih sayang di depan umum. Orang-orang Jepang ketika menjalin kasih tidak suka menunjukan PDA. Hal ini karena aturan sosial di Jepang sangat berbeda dengan negara lain dan PDA dianggap tabu.
Orang Jepang juga sangat menjaga privasinya dan mereka juga menganggap jika PDA bisa menganggu kenyamanan orang lain. Sehingga, PDA sangat jarang ditemui di Jepang.
4. Berkencan sehari penuh
Gaya ini mungkin jarang dilakukan oleh pasangan-pasangan dari negara lain. Di Jepang, pasangan akan pergi berkencan selama setengah hari atau seharian penuh. Minum kopi di cafe atau jalan-jalan tidak dianggap kencan di Jepang.
Ada momen-momen tertentu yang dianggap sebagai kencan, seperti melihat kembang api, pergi ke taman hiburan, berbelanja, dan lain-lain.
5. Jarang ketemu
Salah satu budaya Jepang adalah menganggap pekerjaan adalah hal yang sangat penting. Hal ini juga berdampak pada gaya pacaran mereka. Jika Anda berkencan dengan orang Jepang, mungkin Anda akan bertemu dengan mereka 2-3 kali dalam satu minggu.