Jumlah Dokter Penyakit Dalam Maupun Kanker Masih Minim

Kevi Laras, Jurnalis
Jum'at 07 Oktober 2022 14:55 WIB
Dokter penyakit dalam hanya sedikit (Foto: Cute wallpaper)
Share :

SEJATINYA bukan tanpa alasan sebagian masyarakat memilih ke luar negeri, untuk mengobati penyakit dalam ataupun kanker. Menurut Perhimpunan Hematologi Onkologi Medik Ilmu Penyakit Dalam (PERHOMPEDIN), minimnya pengetahuan masyarakat terkait pengobatan yang dijalani membuat para dokter memiliki kewajiban untuk untuk menerangkan ke pasien/keluarganya dan sebaliknya pasien harus bertanya ke dokter.

"Sebetulnya masalahnya kompleks mulai dari masyarakat, yang kurang edukasi. Sehingga para dokter diperlukan untuk menjelaskan kepada setiap pasiennya, dijabarkan mengapa dia diberikan obat dan mengapa dialihkan ke rumah sakit lain, atau mendapatkan pelayanan ini dan mengenai penyakitnya, dll," kata Prof. Dr. dr. Arry Harryanto, SpPD, KHOM, FINASIM, Ketua Dewan Pertimbangan PERHOMPEDIN.

 

"Namun yang ditangani (pasien) kan banyak masalahnya. Jadi diperlukan penerangan dan waktu," sambungnya.

Lebih lanjut disampaikan, kalau kualitas service dinilai masih kurang. Para dokter minim waktu untuk menjelaskan seluruh terkait penyakit pasiennya.

 BACA JUGA:Tips Dokter Minum Kopi yang Aman Demi Jantung Sehat

Sebagimana faktanya, di Indonesia jumlah dokter masih kurang seperti dokter penyakit dalam maupun kanker. Satu dokter bisa menangani banyak pasien sekitar puluhan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya