Biang Keringat Bikin Badan Jadi Bau, Jangan Sampai Bikin Si Dia Jadi Ilfil!

Cita Zenitha, Jurnalis
Rabu 14 September 2022 12:39 WIB
Ilustrasi (Foto: Homeremedies)
Share :

-Faktor Penyebab

Biang keringat terjadi karena penyumbatan kelenjar atau saluran keringat oleh daki, debu, dan kosmetik. Tidak ada penyebab genetik. Biang keringat biasanya menyerang orang yang tinggal di daerah tropis, yang kelembapannya terlalu tinggi. Di Indonesia, tingkat kelembapannya mencapai 90 persen. Berbeda dengan negara lain, seperti Arab Saudi. Walaupun negara ini beriklim tropis, kelembapannya sangat rendah sehingga tidak keluar keringat, tidak terjadi biang keringat dan tidak ada bintik merah.

Menurut dr Elandari, bintik merah biasanya terjadi pada daerah kulit yang banyak berkeringat, seperti dahi, leher, punggung, dan dada. Orang awam biasanya menyebut bintik-bintik merah yang gatal itu dengan biang keringat atau keringat buntet. Bahasa kedokterannya miliaria. Biang keringat disebabkan oleh panas dan kelembapan yang tinggi pada lapisan atas kulit. Ada beberapa faktor yang menyebabkan keringat keluar berlebihan dan tersumbatnya saluran keringat, yaitu udara panas dan lembap disertai ventilasi ruangan yang kurang baik, pakaian terlalu tebal, dan ketat, aktivitas yang berlebihan dan setelah demam.

-Gejala dan Infeksi Sekunder

Secara medis, biang keringat dapat dikelompokkan menjadi tiga jenis. Pertama, biang keringat yang terjadi pada lapisan atas (miliaria cyrstallinal). Gejala yang tampak adalah kulit melenting kecil berair dan tampak mengkilap. Biang keringat jenis ini biasanya tidak menimbulkan rasa gatal, tidak berwarna kemerahan dan pecah dengan sendirinya dalam waktu sekitar 1-2 hari sejak kemunculannya. Biang keringat jenis ini bukan merupakan masalah yang membutuhkan penanganan serius.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya