OIeh karenanya, sebaiknya Anda harus menyimpan parfum di tempat yang tidak terlalu terekspos cahaya dan juga memiliki suhu yang cukup stabil. Sebagai contoh, pada lemari penyimpanan. Anda juga bisa untuk menyimpannya dalam kotaknya dan hanya mengeluarkan pada saat digunakan.
Selain cara memakai parfum yang benar, cara penyimpanan juga bisa berpengaruh terhadap aroma parfum dan ketahanannya. Sebab, formula parfum sangat sensitif sama perubahan suhu yang ekstrim, misalnya dari panas ke dingin.
Ketika terjadi perubahan suhu dengan cepat, maka akan terjadi reaksi kimia dalam parfum yang membuat ‘usia’ parfum tersebut jadi lebih pendek. Sebagai contoh, aroma citrus-nya jadi berubah lebih masam. Dalam kasus yang lain, aroma vanila bisa saja berubah jadi pahit dan patchouli berubah jadi tidak segar lagi. Sangat disayangkan, bukan?
Tidak hanya suhu, faktor cahaya matahari juga dapat merusak komponen dalam parfum. Maka, suhu yang paling ideal untuk menyimpan parfum adalah suhu ruangan yang stabil. Dengan begitu, akan membuat parfum Anda awet.
Namun, sekali lagi ingat! Cara menggunakan parfum yang baik adalah menyemprotkannya di leher, pergelangan tangan, bagian dalam siku, dan bagian belakang lutut.
(Fitria Dwi Astuti )