Mirip dengan terapi atau konseling pada umumnya, dan menggabungkan kesehatan mental dan emosional dengan aspek pengalaman fisik dan spiritual.
(Foto: Instagram @rezagunawan)
Sebagai contoh, orang dengan gangguan stres pasca-trauma (PTSD) bisa saja mengalami nyeri fisik dan tubuh yang gemetar. Nah, lewat terapi holistik inilah bisa membantu mengatasi semua gejala tersebut, baik gejala fisik, emosional, hingga spiritual. Contoh termudah, olahraga yoga yang sering digunakan sebagai bagian dari terapi holistik.
Secara manfaat, merujuk pada penelitian (yang belum ditinjau rekan sejawat), menunjukkan bahwa terapi holistik bisa membantu seseorang untuk meningkatkan kesejahteraan mental secara keseluruhan. Umumnya, bermanfaat untuk orang dengan depresi, kecemasan, meningkatkan fungsi kognitif, memperbaiki komunikasi keluarga, kecanduan, trauma, hingga sakit kronis.
BACA JUGA:Sering Alami Overthinking, Psikoterapis Berbagi Tips Tetap Positif
BACA JUGA:Mengenal Orthokeratology, Terapi Lensa Kontak untuk Hilangkan Mata Minus Anak
(Rizky Pradita Ananda)