KASUS cacar monyet mulai menyebar ke berbagai negara sejak hadir pertama kali di Afrika tahun 1970. Meski terbilang tidak secepat virus Covid-19, berbagai negara mulai mencari obat atau vaksinasi untuk mengatasinya.
Sebuah studi mengamati tanggapan pasien terhadap dua obat antivirus berbeda. Dua obat antivirus berbeda yang dikembangkan untuk mengobati cacar monyet yaitu brincidofovir dan tecovirimat.
Para peneliti menjelaskan obat Tecovirimat diberikan berdasarkan kasus per kasus. Dalam penelitian mereka, obat itu diberikan untuk membuat ibu keluar dari rumah sakit, sesegera mungkin sehingga dia bisa pulang ke rumah putrinya.
"Meskipun ukuran penelitiannya kecil, data yang diperoleh dari tujuh kasus. Memberi tim wawasan baru dan menyarankan arah perjalanan untuk penelitian masa depan," ujar Penulis pertama di atas kertas, Hugh Adler dari Liverpool School of Tropical Medicine, dilansir Sky News.
BACA JUGA:Benarkah Hewan Peliharaan Bisa Tertular Cacar Monyet? Ini Penjelasannya
Sementara menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) penelitian pada hewan, tecovirimat terbukti mengurangi kematian. Akibat infeksi orthopoxvirus jika diberikan di awal perjalanan penyakit.