"Karena pertama mereka itu acuh tak acuh jadi ya nggak mau komunikasi tetap diam, nggak tahu kehadiran saya. Makanya nggak interaksi," ujarnya.
Dirinya akhirnya bisa dievakuasi oleh tim pencari setelah empat hari tiga malam. Saat itu Naam mengaku sempat mendengar suara tim penyelamat yang mencarinya, namun ia tak langsung mengindahkan. Sebab dirinya belum mengetahui apakah itu suara orang asli, atau hanya bagian dari makhluk tak kasat mata yang mewujudkan diri manusia.
"Itu masih di hutan waktu hari Rabu pagi, aku terdengar suara kayak orang bicara, cuma nggak langsung minta tolong, tak lihat terus daun-daun bergerak aku diam saja. Apakah benar suara manusia baru yang kedua suara itu terdengar lagi, baru minta tolong tapi nggak ada balasan, aku diam lagi," paparnya.
Enggak lama terdengar suara yang sama seperti itu. Akhirnya minta tolong lagi dam akhirnya dapat pertolongan.
(Dyah Ratna Meta Novia)