Tidak hanya itu, orang yang tidur bersama pasangan juga lebih cepat jatuh tertidur, tidurnya lebih lama (setelah jatuh tertidur) dan punya risiko sleep apnea (gangguan tidur) yang lebih rendah.
Sementara jika dilihat dari aspek kesehatan mental, dalam studi ini juga disebut bahwa tidur bersama pasangan atau teman tidur berhubungan dengan level depresi yang lebih rendah, support sosial yang lebih baik, dan kepuasan akan hidup dan hubungan yang lebih baik pula.
Kontras dengan hal di atas, tidur sendirian disebut memiliki kaitan dengan depresi yang lebih tinggi, support sosial yang lebih rendah, serta kepuasan akan hidup dan hubungan yang lebih kecil pula.
BACA JUGA:Melakukan 5 Hal Ini Saat Tidur? Segera Periksa ke Dokter!
BACA JUGA:Studi: Tidur Membantu Memperkuat Emosi Positif
(Rizky Pradita Ananda)