SELAMA ini aspirin secara rutin direkomendasikan untuk orang hamil dengan preeklamsia (tekanan darah tinggi selama kehamilan) dan sindrom antifosfolipid (kelainan autoimun yang menyebabkan pembekuan darah).
"Preeklamsia dapat berdampak pada pertumbuhan bayi dan berakibat fatal bagi ibunya," ujar Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi dr Manggala Pasca Wardhana, SpOG(K).
Sementara itu sindrom antifosfolipid dapat menyebabkan keguguran, dan dapat memicu potensi preeklampsia.
Seperti dilansir dari Antara, Dokter Manggala menjelaskan, aspirin adalah obat yang juga berfungsi sebagai pengencer darah, sehingga mampu meningkatkan aliran darah melalui plasenta.
BACA JUGA:Bisakah Virus Cacar Monyet Menular dari Ibu Hamil ke Bayinya? Kemenkes Bilang Begini
"Aspirin seringkali diberikan pada pasien penyakit jantung, namun obat ini sangat direkomendasikan pada ibu hamil untuk mencegah terjadinya preeklampsia," jelasnya.