PEMERINTAH menargetkan prevalensi stunting pada 2024 hanya 14 persen. Adapun angka stunting pada 2021 adalah 24,4 persen. Artinya pemerintah harus menurunkan 2,7 persen prevalensi stunting setiap tahunnya.
Direktur Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak Kementerian Kesehatan, Dr. Erna Mulati, MSc-CMFM menjelaskan untuk mencapai target tersebut sudah disiapkan intervensi spesifik. Adapun intervensi spesifik adalah intervensi yang dilakukan sebelum dan setelah anak lahir.
Intervensi sebelum anak lahir, sambung Erna, seperti pemeriksaan kehamilan, deteksi dini masalah kesehatan termasuk masalah gizi ibu hamil yang berpengaruh langsung pada pertumbuhan janin. Sedangkan intervensi setelah anak lahir adalah promosi pemberian ASI eksklusif sampai 6 bulan, pemberian MPASI dengan mengutamakan asupan makanan tinggi protein hewani, hingga pemantauan tumbuh kembang balita.
Lantas pada usia berapakah protein hewani idealnya diperkenalkan kepada anak? Sesuai dengan rekomendasi WHO maupun IDAI, 6 bulan pertama anak hanya mendapatkan ASI tanpa makanan tambahan lainnya. Setelah 6 bulan, mereka diperkenalkan dengan berbagai protein hewani maupun nabati.