Pesona Borobudur Saat Waisak yang Perlu Anda Ketahui

Agustina Wulandari , Jurnalis
Senin 16 Mei 2022 20:18 WIB
Candi Borobudur. (Foto: Wonderfulimage/Masday)
Share :

Akibat erupsi Gunung Merapi, Candi Borobudur sempat “lenyap”. Keberadaannya tersamarkan karena terkubur abu vulkanik dan terabaikan bertahun-tahun lamanya. Barulah pada 1814, terdapat penemuan bukit dengan bebatuan yang memiliki ukir-ukiran.

Pada 1835, mulailah diadakan penggalian untuk menemukan bagian-bagian candi lainnya. Berlanjut pada 1907, Candi Borobudur mengalami pemugaran pertama kali dan berlanjut hingga tahun 1983.

Kemegahan Candi Borubudur ini akan berlipat ganda saat perayaan Waisak tiba. (Foto: Barry Kusuma)

4. Situs warisan dunia

UNESCO menetapkan Candi Borobudur sebagai situs warisan dunia atas beberapa kriteria. Pertama, kompleks Candi Borobudur adalah karya aristektural penganut agama Buddha yang terdiri dari bagian stupa utama dan stupa lainnya, bangunan candi, serta area sekitar yang dikelilingi sejumlah gunung. Konon di sekitar Candi Borobudur juga terdapat sejumlah sungai kecil, tetapi sungai ini telah rata dengan tanah akibat erupsi gunung berapi.

Kedua, Candi Borobudur merupakan karya arsitektural mengagumkan yang dibangun pada abad IX, yang menjadi suatu kemajuan besar di zamannya. Ketiga, Candi Borobudur mampu menggambarkan konsep ajaran agama Buddha mengenai nirwana atau surga.

Itulah istimewanya Candi Borobudur, salah satu aset wisata yang hanya ada di #WonderfulIndonesia. Layaklah bila hampir tiap tahun perhelatan hari raya umat Buddha banyak dipusatkan di Candi Borobudur, termasuk perayaan Waisak tahun 2022 ini.

Perayaan Waisak memiliki makna kelahiran Siddharta, Siddharta mencapai Penerangan Agung dan menjadi Buddha, serta Buddha Gautama parinibbana. Sedikit informasi tambahan, dalam keyakinan umat Buddha, Siddharta merupakan pencetus agama Buddha. Untuk saat ini, Tema Waisak Nasional 2022 adalah Jalan Kebijaksanaan Menuju Kebahagiaan Sejati.

Sementara itu, subtemanya adalah mengajak segenap umat Buddha untuk mengaktualisasikan ajaran Buddha dalam kehidupan sehari-hari untuk menuju pencerahan sempurna tanpa batas. Penerapan tema ini adalah dengan cara saling bersatu dalam menjalankan perbuatan baik penuh amal dan kebajikan, memajukan keluhuran diri setiap pribadi, berbahagia dengan buah karma baik, dan keberuntungan baik sepanjang masa.

Perayaan Waisak dipusatkan pada tanggal 16 Mei 2022. Namun, sebelumnya telah diadakan sejumlah rangkaian pergelaran acara. Pada 14 Mei 2022, diadakan pembagian sembako untuk masyarakat yang membutuhkan atau fakir miskin dan pengiriman api alami dari sumber api “abadi” Mrapen, Grobogan.

Prosesi pengambilan api dharma waisak di Mrepen (Foto : Wonderfulimage/Masday)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya