"Yang 7 meninggal tadi itu belum probable, kalau belum ya kita belum bisa tegakkan sebagai hepatitis akut. Sehingga kita tidak bisa mengatakan pasien ke-7 ini meninggal karena hepatitis akut," jelasnya.
Sebagai tindak lanjut, Kemenkes bersama pihak terkait terus melakukan upaya investigasi, dengan melakukan analisis pathogen menggunakan Whole Genome Sequencing (WGS) maupun penyelidikan epidemiologi untuk memastikan penyebab dari kejadian Hepatitis Akut ini.
Dia juga menegaskan bahwa ke-7 kasus pasien yang meninggal dunia. Tidak ada keterkaitannya dengan Corona, alias negatif atau tidak terdiagnosis Covid-19.
BACA JUGA: Ini Upaya Kemenkes Cegah Penyebaran Hepatitis Misterius
"Dari laporan yang saya sampaikan tidak ada kaitannya atau terdiagnosis positif Covid-19," kata dr Syahril.
(Dyah Ratna Meta Novia)