"Enggak perlu panik, enggak perlu khawatir. Kasus penularan virus penyakit mulut dan kuku ke manusia itu amat rendah," tambah Prof Beri.
Penyakit mulut dan kuku mengejutkan publik setelah Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengumumkan ke publik dalam paparan virtualnya. Kasus penyakit mulut dan kuku pada hewan banyak dilaporkan di Jawa Timur belum lama ini.
BACA JUGA:Antisipasi Penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku Hewan, Mentan Siapkan Vaksin
Gejala penyakit mulut dan kuku pada hewan berkuku dua antara lain tubuh hewan demam, tidak mau makan, mulut berbusa, air liur berlebihan, adanya lesi atau lepuh di gusi atau lidah, luka atau lesi di track (kadang disertai lepas kuku), pun jalan hewan pincang.
(Dyah Ratna Meta Novia)