LONG Covid-19 bisa terjadi pada orang dewasa dan anak-anak. Studi baru yang meneliti bagaimana kondisi pasca-infeksi virus Covid-19 pada anak-anak dan gejala yang mereka alami.
Studi yang dipublikasikan di Medrxiv mengidentifikasi gejala pada anak-anak setelah terinfeksi SARS-CoV-2 akut. Dalam penelitian tersebut, para peneliti berfokus pada Long Covid-19 pada anak di bawah 18 tahun dan memasukkan minimal 30 pasien dengan usia mulai dari 0 hingga 18 tahun.
Lebih lanjut, studi itu mengidentifikasi lebih dari 40 efek jangka panjang Covid-19 pada anak-anak dan remaja. Dengan gejala yang didominasi seperti suasana hati antara lain kesedihan, ketegangan, kemarahan, depresi, dan kecemasan.
Bukan hanya itu, anak-anak juga mengalami kelelahan, gangguan tidur, sakit kepala hingga gejala gangguan pernapasan. Penulis penelitian mengatakan, masih diperlukan lebih banyak penelitian berfokus pada dampak Long Covid-19 pada anak-anak.
Guna mendukung sistem manajemen klinis, dan menetapkan program rehabilitasi, pedoman, dan penelitian terapeutik untuk kelompok usia ini.
BACA JUGA:Pasien Covid-19 di RSDC Wisma Atlet Berkurang Jadi 444
“Analisis meta kami lebih lanjut mendukung pentingnya pemantauan terus menerus dampak Long Covid-19 pada anak-anak dan remaja, kebutuhan untuk memasukkan semua variabel dan kelompok kontrol yang sesuai dalam penelitian, untuk memiliki pengetahuan lebih baik tentang beban nyata Long Covid-19 pada anak,” ujar penulis dilansir Health 24, Rabu (30/3/2022).
(Dyah Ratna Meta Novia)