3. Waspada di tempat wisata
Dia menambahkan, jika melakukan wisata di luar kota, tentu perlu diperhatikan tingkat kepadatannya. Sebab makin padat maka makin terbuka ruang penularan atau terinfeksi virus covid-19.
"Kalau memang terlalu padat tempat wisata sebaiknya dihindari. Apalagi kalau membawa anak-anak yang usianya di bawah 6 tahun," jelasnya.
Baca juga: Wamenkes: Obesitas Jadi Masalah Global, Ada 800 Juta Orang Menderitanya
4. Segera vaksinasi booster
Dokter Siti Nadia mengatakan optimis untuk hidup berdampingan dengan covid-19. Namun, tingginya mobilitas masyarakat perlu adanya langkah antisipasi dan perlindungan dengan vaksinasi booster. Dia juga mendorong penggunaan aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat masuk ke tempat wisata.
"Kita optimis ya bisa hidup berdampingan dengan covid-19. Selalu menjadi puncak yang tinggi apabila ada mobilitas yang bergerak (tinggi/masif). Bukan hanya mudik, Idul Fitri jadi arus untuk liburan juga, tempat wisata harus benar-benar menggunakan PeduliLindungi," tukasnya.
Baca juga: Kemenkes: Vaksinasi Booster Penting untuk Kurangi Kesakitan jika Tertular Covid-19
(Hantoro)