Fakta-Fakta Sosok Rara Si Pawang Hujan MotoGP Mandalika, Berani Bongkar Rahasia Ritualnya!

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Senin 21 Maret 2022 17:00 WIB
Rara Pawang Hujab MotoGP Mandalika (Foto: Twitter/@MotoGP)
Share :

Ia melanjutkan, dalam menjalankan praktik kerjanya ini, ada tantangan yang harus dijalani yaitu Rara mesti terkurung di tempatnya bekerja.

"Jadi, saya benar-benar mau melayani MGPA mau melayani ITDC, mau melayani tim korlap. Jadi, saya otomatis harus sayang dan simpati dengan pimpinan, dengan tim kerja mereka. Saya sayangi wajah-wajahnya, seperti itu, supaya kuat lintas dimensinya," papar Rara.

Mbak Rara pun menjelaskan soal tujuan dirinya memutar atau memukul singing bowl yaitu agar menciptakan getaran suara. "Getaran ini kan sampai ke hati, telinga, sampai ke alam lain. Gegara bunyi singing bowl, langit bisa mengikuti langkah Rara," katanya.

"Saya sampai enggak lihat ke bawah karena fokus ke atas, sampai nginjek semen. Karena anginnya itu mengikuti tangan saya. Arah saya ke kanan, dia ikut ke kanan (dari Barat ke Utara)," sambungnya.

Di kesempatan itu juga Mbak Rara dengan lantang mengaku pernah gagal dalam menjalankan tugasnya. Momen itu terjadi saat dirinya diminta mengawal pertandingan sepakbola Indonesia melawan Jepang di Gelora Bung Karno (GBK).

"Waktu itu Rara ngawal sepakbola Indonesia lawan Jepang. Saya dihubungi coach Indra bagaimana caranya Garuda mania di GBK aman dan happy. Nah, waktu itu saya bilang ke coach kalau saya sedang datang bulan, dan kalau saya datang bulan, otomatis energi saya berkurang," ceritanya.

Terus Mas Indra, kata Mbak Rara, bilang dicoba dulu dan beneran hujan. "Waktu itu saya merasa gagal dan saya nangis dan malah makin gagal," kata Rara.

Tapi, karena ada rasa untuk tetap menuntaskan pekerjaan, Rara pun mengaku terpacu untuk bisa menggeser awan dan benar berhasil meski itu terjadi setelah pertandingan usai.

"Ya, berhasil menggeser hujan. Ya, minimal Garuda Mania bisa pulang, tapi pas pertandingan memang hujan dan Indonesia kalah. Itu sedih sih," curhat Rara.

Terlepas dari semua cibiran yang dilayangkan untuk Mbak Rara si pawang hujan MotoGP Mandalika, beberapa netizen tetap mengangkat topi dan menghargai apa yang dilakukan Mbak Rara.

"Kearifan lokal yang mungkin enggak ditemukan di sirkuit negara-negara lain selain di Indonesia. mungkin di Malaysia masih ada, ya, yaitu Pawang hujan (rain handler). Semangat Mbak Rara," ungkap @ariefrasyad yang ikut membagikan video Mbak Rara yang sedang beraksi.

(Helmi Ade Saputra)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya