"Bukan hanya anak-anak, tapi juga bisa terjadi pada adiknya (bayi). Cukup siginifikan, seiring bertambahnya usia maka angka prevelensinya makin meningkat ini," jelasnya
Dalam kesempatan yang sama, dokter spesialis THT Dr. dr. Nyilo Purnami, Sp. THT KL(K), FICS, FISCM mengatakan bahwa penggunaan earphone atau headphone bagi anak atau orang dewasa terlalu keras dapat memicu kerusakan atau gangguan pendengaran.
Terlebih, situasi saat ini membuat anak harus melakukan pembelajaran secara online sehingga perlu pengawasan orang tua. Menurutnya, bukan hanya tingkat volume yang perlu diperhatikan tetapi juga durasi penggunaan alat tersebut.
"Kita perhatikan itu adalah volumenya memakai earphone juga harus sesuai tergantung jenis earphone, besar volumenya dan durasi penggunaan berapa lama," ujar dr. Nyilo dalam Webinar Gangguan Pendengaran di Era Daring.
(Martin Bagya Kertiyasa)