Keduanya memiliki pandangan yang berbeda mengenai vaksin Covid-19 dosis keempat ini.
Menurut Dokter Ari yang juga seorang Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, dia setuju dengan pemberian vaksin dosis keempat. Terlebih sasaran utamanya diawali untuk kelompok yang berisiko tinggi.
"Ya, setuju (dengan pemberian vaksin dosis keempat), terlebih setelah 6 bulan kadar imunitas akan menurun, apalagi jika paparan virus masih tinggi di masyarakat," kata dr Ari.
Jadi, sambungnya, bisa saja pemberian dosis keempat itu diberikan khususnya untuk kelompok berisiko tinggi.
Di sisi lain, Dicky Budiman menerangkan bahwa dosis keempat itu untuk saat ini masih belum begitu diperlukan. Sebab, efektivitasnya tidak begitu berarti.