SEORANG anggota polisi wanita (polwan) di Thailand menuai kritik tajam usai mengunggah foto di media sosial yang berpose di tepi kolam renang dengan pakaian renang putihnya. Mereka menyebut, ia tak pantas membagikan foto seksi dirinya karena seorang polisi.
Juru Bicara Polisi Kerajaan Thailand, Patarasaya Rerkrut melontarkan kata-kata kasar pada warganet yang tersinggung dengan foto gaya resor di tepi kolam renangnya, dan bahwa hanya karena dia berada di kepolisian tidak berarti dia harus "memotong" kepribadiannya.
Polisi wanita itu menerima komentar marah dari beberapa warganet di media sosial, mengatakan foto itu tidak sopan dan menunjukkan dia berperilaku tidak pantas.
Namun, Letnan Rerkrut memiliki pesan tegas bagi siapa saja yang tersinggung dengan jepretan itu.
"Halo, ini tahun 2022," katanya dalam unggahan di Instagram berikutnya setelah reaksi tersebut.
“Apa yang kami lakukan dalam pekerjaan kami tidak mencerminkan penampilan kami. Saya tumbuh dalam masyarakat konservatif, tetapi percaya bahwa harus ada keseimbangan. Orangtua saya menerima dan menganggapnya baik-baik saja," tambahnya.
Letnan Rerkrut mengatakan bahwa dia suka mencoba hal-hal baru dan keluar dari zona nyaman.
"Saya tidak pernah berpikir saya akan menjadi polisi, dan memotong kepribadian saya untuk hal-hal yang saya suka agar sesuai dengan masyarakat yang menentukan bagaimana Anda harus bertindak," tambahnya.
Menurut media lokal, dia adalah seorang penyelidik di Kantor Polisi Don Mueang dan merangkap sebagai juru bicara Kepolisian Kerajaan Thailand.
Namun, apa yang dilakukannya tuai kontroversi lantaran perilakunya dinilai tidak mencerminkan teladan bagi aparat penegak hukum.
(Rizka Diputra)