Palembang
Tak jauh berbeda dengan Bogor, perayaan Cap Go Meh di Palembang, Sumatera Selatan hanya berfokus pada ibadah. Warga Tionghoa melakukan sembahayang dengan pengawasan yang ketat dari anggota Kepolisian dan TNI.
Protokol kesehatan juga diberlakukan di tempat ibadah, salah satunya di Klenteng Tri Dharma Hok Tjing Bio. Pihak Klenteng menyediakan tempat cuci tangan, pengecekan suhu dan masker.
"Datang berdoa lalu pulang, tak ada acara lain karena masih suasana pandemi Covid-19. Tentunya hal ini sangat berbeda dengan Cap Go Meh sebelum wabah," ujar Ketua Tempat Ibadah, Chandra Husein.
(Foto: Okezone.com)
Singkawang
Warga Tionghoa di Singkawang, Kalimantan Barat juga turut merayakan Cap Go Meh tanpa festival meriah. Tahun ini mereka hanya melakukan sembahyang saja.
Ritual sembahyang di Vihara Tri Dharma Bumi Raya, pusat Kota Singkawang berlangsung tertib dengan dikawal aparat. Petugas mengamankan ibadah serta mengawasi penerapan protokol kesehatan.
Kendati demikian, atraksi tatung tetap diselenggarakan pada sore hari. Atraksi ini selalu ada di setiap jelang perayaan Cap Go Meh di Singkawang. Tatung merupakan sebutan untuk tabib lokal yang melakukan atraksi esktrem, seperti menusuk pipi menggunakan lidi besi dan menyayat tangan dengan pisau tajam.