Kasihan, Penderita Gangguan Kecemasan Gagal Terbang karena Anjingnya Ditolak Maskapai

Salwa Izzati Khairana, Jurnalis
Rabu 09 Februari 2022 01:02 WIB
Ilustrasi (Foto: News.com.au)
Share :

Meskipun ada surat GP yang memberi tahu Jetstar bahwa dia bergantung pada anjingnya untuk dapat terbang atau naik transportasi umum, Sanderson diberitahu tidak dapat membawa Sun bersamanya.

"Semua anjing pendamping diterima dalam penerbangan kami asalkan mereka memenuhi kriteria yang diperlukan sesuai dengan undang-undang penerbangan sipil, yang diuraikan di situs web kami dan pada saat pemesanan," ujar juru bicara maskapai.

Nasihat dari Otoritas Keselamatan Penerbangan Sipil Australia (CASA) menyatakan, “Sebuah organisasi yang disetujui harus telah melatih, atau sedang melatih, anjing pendamping Anda. Anda mungkin perlu memberikan bukti pelatihan ini,".

Akan tetapi, CASA menyebut bahwa mereka harus diakreditasi oleh organisasi pelatihan hewan yang ditentukan oleh Section 9 of the Disability Discrimination Act 1992 atau memenuhi atau melampaui standar minimum yang ditetapkan oleh Assistance Dogs International sehubungan dengan organisasi yang memenuhi syarat untuk menjadi anggota penuh dan atau the Guide, Hearing and Assistance Dogs Act 2009 (Qld).

“Dalam hal ini, Sun tidak memenuhi kriteria karena tidak pernah dilatih di organisasi pelatihan yang disetujui di bawah Guide, Hearing and Assistance Dog Act 2009 (Qld), atau oleh organisasi yang merupakan anggota dari Assistance Dogs International,” ucap Jetstar.

Tim mengatakan, keputusan itu menghancurkan putranya, dan maskapai tampaknya menerima bahwa dia membutuhkan anjing pendamping, tetapi masih siap menolak haknya untuk benar-benar bepergian dengan anjing itu.

“Jetstar memiliki tanggung jawab untuk benar-benar memperhatikan apa yang diminta oleh Disability Discrimination Act 1992 dari mereka, yaitu memperlakukan penyandang disabilitas dengan bermartabat dan hormat,” ujar Tim.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya