Ia menambahkan,kebiasaan berlari dirasakan sudah menjadi bagian dari modern culture yang dekat dengan keseharian kaum muda. Saat ini pihaknya berupaya untuk berkomunikasi dengan lebih banyak komunitas di berbagai kota di Indonesia untuk memperkuat dan memperbesar jalinan kolaborasi ini.
Sementara itu, Peneliti psikologi sekaligus pendiri HatiPlong, Farah Djalal menjelaskan, salah satu terapi terbaik untuk mengembalikan kesehatan mental yang terganggu adalah dengan cara lari.
Dimaksud lari ini , kata Farah, bukan berarti lari dari masalah. Akan tetapi melakukan kegiatan olahraga lari, di mana setiap gerakannya akan berpengaruh terhadap kesehatan fisik dan mental.
"Penting banget antara kesehatan fisik dan mental itu sejalan. Untuk terbaring sakit tapi happy. Kita happy tapi fisik gak oke. Mangkanya ini menjadi ajang yang penting banget untuk awareness keduanya," tuturnya.
(Dyah Ratna Meta Novia)