Viral Pelancong Ditelantarkan Travel Agent, Tersandera di Phinisi bak Tahanan

Salwa Izzati Khairana, Jurnalis
Rabu 12 Januari 2022 14:57 WIB
Pelancong di Labuan Bajo Ditelantarkan Travel Agent (Dok Instagram)
Share :

LABUAN BAJO - Momen liburan biasanya diisi dengan hal-hal yang menyenangkan juga mengasyikkan. Namun berbeda dengan nasib satu keluarga ini, mereka ditelantarkan begitu saja oleh agen travel.

Selain tak mendapatkan pelayanan yang baik dari travel agent, pelancong ini juga harus merasakan seperti seorang tahanan.

Kejadian itu diungkapkan oleh seorang pelancong yang tengah berlibur di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur dikutip Okezone dari laman Instagram @labuanbajo_info.

Dalam video itu, terdengar suara wanita yang mengakutidak diizinkan untuk turun dari kapal phinisi, padahal seharusnya ia segera pulang.

“Viralin aja kali ya. Ini parah banget ya Cakrawala, kita nggak boleh turun dari phinisi. Kita tuh posisinya sudah mau balik,” ujar wanita itu.

Penumpang itu ditahan pemilik karena travel agent tersebut belum membayarkan biaya pelayaran mereka.

Wanita itu merasa kecewa dengan pelayanan travel agent yang telah merugikannya.

Pelayaran mereka seharusnya dilakukan pada hari pertama, tetapi travel agent mengganti jadwal secara tiba-tiba dengan meminta mereka menuju Loccal Hotel.

Baca Juga:

Intip Fasilitas Mewah Kereta Luxury 2, Kursi Canggih hingga Minibar

Pramugari Ternyata Tak Suka Bekerja di Pesawat First Class, Kok Bisa?

Sementara tujuan Loccal Hotel seharusnya dilakukan pada hari keempat.

Selain itu, kecurigaan wanita itu terhadap perilaku aneh agen travel sudah dirasakannya sebelum kapal berlayar.

Hal ini terjadi ketika ia meminta KTP pemilik travel agent berinisial N sebagai jaminan, namun ditolak.

Bahkan, begitu pulang dari Loccal Hotel, tidak ada pihak dari agen travel satu pun yang datang menjemputnya. Pasalnya, mereka telah berjanji akan menjemput pada pukul 12.30 WITA.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya