"Komorbid itu apa aja? Ada autoimun, sakit gula, kanker, sakit jantung, ginjal, diabetes melitus, kencing manis, atau sakit gangguan hormonal lainnya. Jadi intinya jangan sampai orang di populasi seperti komorbid terinfeksi," kata dr. Fajri saat diwawancara MNC Portal, Jumat (7/1/2022).
Dokter Fajri mengatakan memang secara umum kasus Omicron di Indonesia bergejala ringan. Meski demikian, perlu diingat tidak semuanya Omicron 100 persen bergejala ringan. Ia pun memberikan contoh kasus yang terjadi di Amerika Serikat (AS) saat ini.
"Buktinya kan ada juga yang berat. Di Amerika contohnya sudah ada 100 ribu lebih orang yang terinfeksi. Di Amerika kasus positif per hari bisa lebih dari satu juta. Omicron lebih serius daripada Delta ternyata," tuntasnya.
(Martin Bagya Kertiyasa)