Pentingnya Edukasi Gizi Terkait Penggunaan Susu Kental Manis

Tim Okezone, Jurnalis
Selasa 21 Desember 2021 15:02 WIB
Susu kental manis (Foto: Keto meal and recipes)
Share :

SAAT ini masih banyak ibu rumah tangga yang mengandalkan susu kental manis (SKM) sebagai pengganti susu. Padahal jika dilihat komposisinya, susu kental manis lebih dari 75% mengandung gula.

Ahli Gizi Dokter Tirta Prawita Sari SpGK menjelaskan, jika seseorang berlebihan konsumsi susu kental manis, paling dikhawatirkan dapat memicu obesitas. "Apalagi pada kalangan anak-anak, rentan sekali kegemukan gara-gara keseringan minum susu kental manis. Orangtua harus mengontrol konsumsinya," ujarnya.

Apalagi susu Kental Manis lebih banyak gulanya, dibandingkan kandungan gizinya.

 

Sementara itu, Ketua Harian Yayasan Abhipraya Insan Cendekia Indonesia (YAICI) Arif Hidayat menambahkan, ia mengetahui ada balita 5 tahun warga Ogan Ilir, Sumatera Selatan mengalami kondisi gizi buruk akibat hanya mengonsumsi susu kental manis.

“Kami berharap dinas kesehatan setempat dapat segera melakukan tindakan, pemeriksaan kondisi kesehatan, dan pemberian makanan tambahan bila diperlukan,” jelas Arif.

Apalagi YAICI telah merilis hasil penelitian terbaru mengenai pola konsumsi susu kental manis oleh keluarga. Penelitian yang dilakukan pada media 2021 ini meneliti konsumsi susu kental manis oleh ibu hamil yang memiliki balita.

Hasilnya, 71% ibu mengonsumsi susu kental manis sebagai asupan gizi selama hamil. Sebanyak 60,6% ibu mengkonsumsi SKM sebanyak 3-6 takaran sendok per sajian.

Ketua Majelis Kesehatan PP Aisyiyah, Chairunnisa, mitra YAICI dalam melaksanakan penelitian mengatakan pihaknya akan terus melakukan edukasi gizi khususnya mengenai penggunaan SKM.

“Kami meneliti risiko kejadian stunting, ternyata ada potensi kejadian stunting pada anak yang mengonsumsi susu kental manis," ujarnya.

Pihaknya, lanjut Chairunnisa, juga melakukan penelitian terhadap konsumsi susu kental manis oleh ibu hamil dengan balita. Ternyata hasil penelitian banyak sekali ibu-ibu yang mengatakan dan mengonsumsi susu kental manis ini sebagai susu.

Baca juga: Konsumsi Susu Naik selama Pandemi, Peluang Buat Peternak Lokal

"Ini bukti bahwa literasi gizi dan konsumsi susu kental manis pada balita ini perlu menjadi concern bersama,” kata Chairunnisa.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya