SAAT ini masih banyak ibu rumah tangga yang mengandalkan susu kental manis (SKM) sebagai pengganti susu. Padahal jika dilihat komposisinya, susu kental manis lebih dari 75% mengandung gula.
Ahli Gizi Dokter Tirta Prawita Sari SpGK menjelaskan, jika seseorang berlebihan konsumsi susu kental manis, paling dikhawatirkan dapat memicu obesitas. "Apalagi pada kalangan anak-anak, rentan sekali kegemukan gara-gara keseringan minum susu kental manis. Orangtua harus mengontrol konsumsinya," ujarnya.
Apalagi susu Kental Manis lebih banyak gulanya, dibandingkan kandungan gizinya.
Sementara itu, Ketua Harian Yayasan Abhipraya Insan Cendekia Indonesia (YAICI) Arif Hidayat menambahkan, ia mengetahui ada balita 5 tahun warga Ogan Ilir, Sumatera Selatan mengalami kondisi gizi buruk akibat hanya mengonsumsi susu kental manis.