Omicron Masuk Indonesia, Menkes Langsung Keluarkan Imbauan

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Kamis 16 Desember 2021 12:38 WIB
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
Share :

KEMENTERIAN Kesehatan melaporkan adanya kasus Omicron pertama yang masuk ke Indonesia. Kasus tersebut terjadi pada pegawai kebersihan di RS Darurat Wisma Atlet Jakarta.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, pasien tersebut kini tengah dikarantina di RSD Wisma Atlet Jakarta. Tapi, meskipun sudah ditemukan Omicron di Indonesia, tapi dia mengimbau masyarakat untuk tidak panik.

"Jangan panik, hidup seperti biasa saja, patuhi protokol kesehatan, patuhi surveilans, lakukan vaksinasi lebih cepat lagi, dan tidak usah ke luar negeri," kata Menkes Budi di konferensi pers virtual, Kamis (16/12/2021).

Menkes Budi juga meminta kepada masyarakat untuk terus menjaga kewaspadaan. Pertama, jangan kendor dan kurang disiplinnya terutama pakai masker dan jaga jarak. Pastikan jangan terlalu berkerumun dengan banyak orang.

"Kami minta juga untuk kurangi perjalanan ke luar negeri. Penyebaran Omicron itu sangat cepat. Di Inggris, yang tadinya 10 per hari kini sudah 70 ribu per hari, lebih tinggi kasusnya dibanding Indonesia pada Juli 2021 yaitu 50 ribu per hari," terangnya.

Ia menambahkan, cara terbaik masyarakat menyikapi informasi konfirmasi Omicron pertama di Indonesia ini adalah dengan tetap tenang, tetap waspada, ingat protokol kesehatan harus disiplin dijalankan. Lalu, surveilans harus tetap dijalankan. "Kalau baru bertemu dengan pasien positif, langsung tes. Mau ke mana-mana, jangan lupa tes dulu. Vaksinasi juga harus dipercepat," tambahnya.

Sekadar informasi, selain seorang pegawai kebersihan tersebut, ada lima lain yang dalam kondisi masih diduga Omicron. Dari 5 kasus tersebut, 2 kasus adalah warganegara Indonesia (WNI) yang baru kembali dari Amerika Serikat dan Inggris. Sementara 3 lainnya adalah warganegara asing (WNA) yang berasal dari Tiongkok (China) dan datang ke Manado, Sulawesi Utara.

Dalam studi kasus yang dilakukan di Hong Kong, kasus seperti ini terjadi di sana bahwa orang yang bekerja di tempat karantina dia bisa saja terpapar dari orang-orang yang sedang karantina.

Jadi, besar kemungkinan, pasien N yang merupakan pegawai kebersihan di Wisma Atlet yang tidak punya riwayat perjalanan luar negeri, terpapar Omicron dari orang yang sedang menjalani karantina karena baru saja kembali dari perjalanan luar negerinya.

Pasien N pun dilaporkan tidak mengalami gejala. Dalam laporan yang diterima, ketiga orang yang positif Covid-19 dengan satu di antara terpapar Omicron, tanpa gejala.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya