Viral DDD Challenge, Kenali 5 Bahaya Kebanyakan Masturbasi

Calista Angelina, Jurnalis
Kamis 02 Desember 2021 02:30 WIB
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
Share :

MARAKNYA tren-tren baru yang berseliweran di media sosial TikTok perlu ditanggapi lebih bijaksana. Pasalnya muncul tren baru di bulan Desember ini dengan sebutan Destroy Dick December atau disingkat DDD Challenge. 

Ini merupakan tantangan berlawanan dari tren November atau No Nut November (NNN). Jika diartikan secara harfiah maka yang dimaksud DDD Challenge ini adalah tantangan melakukan masturbasi selama satu bulan penuh. 

Kebalik dari NNN, karena pada bulan November justru tantangannya tidak melakukan masturbasi selama satu bulan. Namanya tantangan tentu saja banyak yang tertarik dan merasa keren kalau mengikuti tren. Tapi, tahukah Anda bahwa tantangan melakukan masturbasi full satu bulan ini memiliki efek negatif loh! 

Dilansir dari Times of India, Kenali 5 Bahaya Keseringan Masturbasi! 

Anda berisiko terluka

Faktanya, masturbasi secara berlebihan dapat melukai Anda. Cedera berupa kulit lecet pada vagina atau penis. Efek jangka panjang pada pria, penyakit Peyronie yaitu berarti penumpukan plak di batang penis karena disentuh terus-menerus secara berlebihan.

Anda merasa stres

Ya! Masturbasi secara berlebihan juga berpengaruh pada kehidupan sosial Anda. Anda jadi hanya terpaku sendirian, tidak bersosialisasi dan lama kelamaan Anda merasa hampa, stres dan overthinking. Kesehatan mental perlu dijaga, dan sangat disarankan untuk segera mencari bantuan medis. 

Kehidupan seks Anda terganggu 

Tak diragukan lagi, kehidupan seks Anda dapat berisiko terganggu. Keseringan ‘melakukan’ sendiri membuat respons otak Anda hanya tertarik atau terangsang jika melakukan masturbasi sendiri. Semacam bisa karena terbiasa.

Jika Anda membiasakan diri ejakulasi karena masturbasi maka itulah yang akan terjadi, otak tidak merespon rangsangan dari sentuhan orang lain. 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya