Di Tengah Merebaknya Omricon, Filipina Borong 20 Juta Dosis Vaksin Tambahan

Hasyim Ashari, Jurnalis
Senin 29 November 2021 16:11 WIB
Vaksin Covid-19 (Foto: Unsplash)
Share :

“Tujuan pemerintah adalah untuk menyuntik 54 juta orang Filipina pada akhir tahun, atau 70 persen dari populasi yang ditargetkan. Tujuan berikutnya adalah mencapai ambang 77 juta pada akhir Maret 2022, dan kemudian 90 juta, atau 82 persen dari populasi negara itu, pada akhir Juni,” kata Galvez.

Sementara itu, pihak BioNTech mengatakan pada hari Jumat (26/11/2021) bahwa pihaknya mengharapkan mengumpulkan lebih banyak data tentang varian virus Omicron dalam waktu dua minggu untuk membantu menentukan apakah vaksinnya yang diproduksi dengan Pfizer harus dikerjakan ulang.

Pemerintah Filipina sedang berusaha untuk memperluas cakupan suntikan booster. Pasalnya, persediaan vaksin saat ini sangat terbatas pada petugas kesehatan dan warga lanjut usia. Sedangkan untuk kalangan personel pemerintah serta garis depan ekonomi akan dimulai pada bulan depan.

 Baca juga: WHO Sebut Varian Omricon Belum Terbukti Lebih Menular

Meskipun, varian Omicron belum terdeteksi di Filipina, tetapi negara tersebut telah menangguhkan penerbangan masuk ke beberapa negara seperti diantaranya Afrika Selatan, Botswana, Namibia, Zimbabwe, Lesotho, Eswatini, dan Mozambik hingga 15 Desember 2021 mendatang.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya