Sindrom Stunting Bisa Terjadi Berulang

Antara, Jurnalis
Minggu 28 November 2021 10:01 WIB
Anak stunting (Foto: The telegraph)
Share :

KETUA Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Dr. Piprim Basarah Yanuarso menjelaskan, sindrom stunting (kekerdilan) dapat terjadi secara berulang-ulang pada anak.

“Sindrom ini bisa berulang, mulai dari neonate, dua tahun, usia sekolah (school age), pubertas, dewasa, terus berulang. Ketika kita tidak punya strategi untuk memutus siklus ini, ibu yang stunting melahirkan lagi anak stunting dan seterusnya,” kata Piprim belum lama ini.

 

Menurut Piprim, untuk mempersiapkan generasi yang berkualitas, perlu adanya perhatian tidak hanya pada saat ibu memasuki masa kehamilan saja, tetapi harus dimulai sejak masa kanak-kanak, remaja hingga memasuki masa dewasa muda.

Adanya potensi sindrom stunting dapat terjadi secara berulang, kata dia, membuat ibu perlu mendapatkan perhatian khusus melalui strategi intervensi yang berbeda-beda dalam setiap siklus kehidupan yang dilalui oleh ibu tersebut.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya