ARTIS cantik Nagita Slavina memang baru saja melahirkan anak kedua di RSIA Bunda Jakarta. Raffi Ahmad pun menuliskan inisial nama anak keduanya yaitu ‘R’.
Tapi, selain melahirkan anak kedua Istri Raffi Ahmad itu pun 'melahirkan' koleksi busana berkolaborasi dengan COTTONINK dan unjuk gigi langsung di perhelatan Jakarta Fashion Week (JFW) 2022.
Koleksi COTTONINK X Nagita Slavina tampak begitu colorful. Warna bright yang disuguhkan dari setiap item fashion sangat mencuri perhatian dengan cuttingan centil nan menggemaskan. Ya, seperti image Nagita yang selalu terlihat fun di depan kamera.
Dijelaskan Carline Darjanto, Co-founder COTTONINK, tidak ada tema spesifik untuk koleksi ini. Namun, inspirasi diambil dari warna-warna vibrant yang merupakan kegemaran Nagita Slavina.
Siluet koleksi pun banyak menghadirkan kesan flirty, girly, dan sassy. Ini semua penggambaran dari karakter yang coba dibangun dari kolaborasi tersebut.
"Ini sangat berbeda dengan gaya COTTONINK biasanya. Jadi, untuk kami koleksi kolaborasi dengan Nagita Slavina ini sangat menarik," terang Carline dalam keterangan resminya.
Lebih lanjut, Ria Sarwono, Co-founder COTTOINK lainnya menceritakan bagaimana koleksi ini lahir. Menurutnya, Gigi, sapaan akrab Nagita Slavina, banyak sekali memberi masukan yang mana itu di luar pakem label.
Itu kenapa, pada koleksi COTTONINK X Nagita Slavina, banyak material baru, warna yang tak biasa, dan bentuk tiap piece koleksinya sangatlah out of the box dari COTTONINK biasanya.
Nagita Slavina didapuk sebagai muse sekaligus kolaborator pun ada alasannya. "Nagita menurut kami seorang perempuan yang profesional di bidangnya. Ini sesuai dengan identitas COTTONINK. Karena itu kami memilihnya sebagai muse," terang Carline.
Uniknya, karena proses pembuatan koleksi Gigi sedang hamil, pihak COTTONINK menciptakan koleksi transisional yang cocok dipakai saat hamil maupun sesudahnya. Ini membuat koleksi COTTONINK X Nagita Slavina kaya akan siluet dan cocok untuk berbagai bentuk tubuh perempuan.
"Harapannya, lewat koleksi ini kami bisa menjadi lebih inklusif untuk seluruh perempuan Indonesia," kata Carline.
(Martin Bagya Kertiyasa)