Sempat 0 Kasus Selama 10 Bulan, Ini Penyebab Covid-19 di Singapura Meledak

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis
Selasa 16 November 2021 15:49 WIB
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
Share :

KASUS Covid-19 di Singapura mengalami lonjakan yang sangat pesat dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir. Padahal, negara tersebut sempat mewacanakan untuk hidup berdampingan dengan virus Covid-19.

Duta DUTA Besar Indonesia untuk Singapura, Suryopratomo atau biasa dikenal dengan sebutan Tommy, mengatakan sejak 16 Juli 2021 terdapat peningkatan kasus yang disebabkan karena adanya varian Delta dan adanya pelanggaran protokol kesehatan oleh sebagian masyarakat.

"Sehingga terjadi penyebaran di banyak titik di Singapura. Muncul klaster-klaster baru. Selain itu vaksinasi di Singapura memberikan pelajaran, ternyata efikasinya selama enam bulan sudah mulai menurun," kata Tommy, dalam webinar yang disiarkan di channel YouTube Kementerian Kesehatan, Selasa (16/11/2021).

Ia melanjutkan bahwa Singapura sudah 10 bulan, mulai dari September 2020, sampai Juli 2021, kasus penularan di antara masyrakat boleh dikatakan 0. Sayangnya terjadi pelanggaran pada 16 Juli yang menyebabkan kasus Covid-19 kembali naik.

"Tetapi yang tidak kalah pentingnya, sekira 60-100 ribu orangtua di Singapura, sejak awal tidak mau divaksinasi. Karena mereka merasa tidak akan punya rencana pergi ke luar negeri. Sementara saat itu kasus Covid-19 selama 10 bulan sempat 0," tuntasnya.

Sekadar informasi, Pemerintah Singapura berencana membuka kembali perbatasan negaranya untuk pelaku perjalanan Indonesia melalui jalur perjalanan bagi orang yang sudah divaksin (VTL), yang akan mulai berlaku pada 29 November 2021.

Penguatan kerja sama bilateral khususnya pengaturan perjalanan yang aman melalui VTL dibahas oleh Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi dan Menlu Singapura Vivian Balakrishnan dalam pertemuan di Singapura.

Kedua pihak sepakat untuk melanjutkan pembahasan mengenai pengaturan VTL secara bilateral (resiprokal). Kedua menlu juga membahas detail pelaksanaan VTL unilateral yang diberikan oleh Singapura kepada pelaku perjalanan dari Indonesia berdasarkan perjalanan dari satu tempat ke tempat lain secara langsung, yaitu dari Jakarta ke Singapura.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya