Kadar Asam Urat yang Tinggi Jadi Risiko Timbulnya Batu Ginjal

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis
Selasa 16 November 2021 16:40 WIB
Sakit batu ginjal (Foto: US news health)
Share :

PENYAKIT batu ginjal alias nefrolitiasis yang tidak ditangani akan menjadi masalah kesehatan bagi pria dan wanita di usia 30 hingga 60 tahun. Faktor risiko batu ginjal dipengaruhi gaya hidup dan jenis makanan.

Dokter Spesialis Urologi dari Siloam Hospitals Makassar, Dr.dr Syarif Sp.U (K) mengatakan, masalah kesehatan dan berbagai bahaya batu ginjal yang tidak ditangani memungkinkan terjadinya penurunan fungsi ginjal, sehingga sulit mengatur tekanan darah dan regulasi cairan pada tubuh.

Menurut Dokter Syarif, jenis makanan yang tersedia di sekitar wilayah Indonesia banyak yang mengandung 'purin' yaitu zat makanan sebagai penyebab awal keluhan asam urat.

 

"Kadar asam urat yg tinggi akan menjadi resiko timbulnya batu di saluran kencing," ujar Dokter Syarif.

Adapun gangguan batu ginjal dapat terjadi di bagian ginjal, yakni saluran atas atau bawah dan kandung kemih. Gejala batu ginjal ini diawali dengan sakit pinggang dengan nyeri yang hebat diiringi komplikasi seperti urine berdarah, berpasir maupun keluar batu.

Deteksi dini atau pemeriksaan awal keluhan batu ginjal dapat dilakukan melalui CT scan urografi. "Melalui CT scan urografi, pemeriksaan mendeteksi batu ginjal di saluran urine dapat segera diketahui hasilnya.

Batu ginjal terbentuk dari limbah dalam darah yang membentuk kristal dan menumpuk di ginjal. Contoh zat kimia yang dapat membentuk batu ginjal adalah kalsium dan asam oksalat. Seiring waktu, materi tersebut semakin keras dan menyerupai batu. Batu ginjal dapat disembuhkan melalui obat-obatan ataupun dengan tindakan operasi medis.

"Penyembuhan dapat dilakukan dengan obat, namun apabila tidak juga berhasil, akan dilakukan tindakan ESWL atau PCNL.

ESWL yaitu extracorporeal shockwave lithotripsy, atau dikenal dengan gelombang kejut yang akan menghancurkan batu ginjal berukuran dibawah 2 cm dan akan keluar melalui saluran kecing," ungkap Dokter Syarif menjelaskan.

Sedangkan PCNL atau percutaneous nephrolithotomy adalah teknik menyingkirkan batu ginjal lewat sayatan kecil di sekitar pinggang yang sangat membantu untuk menghilangkan batu ginjal yang berukuran lebih dari 2 centimeter.

 Baca juga: Belajar dari Kasus Mas Anang, Batu Ginjal Sering Menyerang Pria Usia 30-50 Tahun

Dokter Syarif juga menekankan bahwa informasi meminum air kelapa yang dapat pula mengeluarkan batu ginjal dengan sendirinya merupakan mitos. "Memang belum adanya pernyataan Medis dari dunia kedokteran mengenai hal ini."

(Dyah Ratna Meta Novia)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya