BANYAK orang ingin menurunkan berat badan tapi tidak kerap ingin melakukannya dengan waktu cepat. Akibatnya, banyak orang tergoda untuk mengonsumsi berbagai macam minuman untuk menurunkan berat badan.
Padahal, penurunan berat badan yang sehat dan berkelanjutan adalah kombinasi dari makan sehat dan berolahraga. Trik dan tips sederhana seperti detoksifikasi air dan minuman hanya dapat mendukung prosesnya.
Melansir Times of India, ada 3 jenis minuman yang sangat populer untuk menurunkan berat badan. Padahal, satu-satunya hal yang akan membantu Anda menurunkan berat badan adalah konsisten dalam defisit kalori.
Cuka sari apel
Cuka sari apel telah menjadi minuman populer untuk menurunkan berat badan. Ini memiliki berbagai manfaat kesehatan termasuk menjaga kesehatan jantung Anda dan mengurangi risiko diabetes.
Tapi berbicara tentang penurunan berat badan, cuka sari apel sebenarnya tidak bisa membantu. Ini dapat membuat seseorang merasa kenyang lebih lama tetapi tidak dapat mengubah indeks massa tubuh mereka.
Faktanya, konsumsinya dapat menyebabkan keasaman, masalah pencernaan, dan masalah kesehatan mulut pada banyak orang. Itu juga dapat bereaksi dengan obat lain seperti obat pencahar dan insulin.
Jahe, madu dan air lemon
Secangkir jahe, madu, dan air lemon panas terasa enak dan menenangkan. Orang merasa meminumnya dengan perut kosong dapat membantu menurunkan berat badan.
Tapi itu tidak benar! Minuman ini memiliki jumlah nutrisi yang baik, baik untuk kekebalan Anda dan membuat Anda tetap terhidrasi. Tapi sekali lagi, minuman itu tidak bisa melakukan keajaiban dalam hal membakar lemak.
Teh hijau
Teh hijau adalah salah satu minuman paling populer untuk menurunkan berat badan. Beberapa orang mengonsumsi 3-4 cangkir dan bahkan lebih dengan harapan dapat menurunkan berat badan.
Memang benar bahwa teh hijau adalah kesehatan dalam satu cangkir yang diseduh dengan sempurna. Tetapi, minum segelas teh hijau di pagi hari tidak dapat membantu penurunan berat badan Anda.
Teh hijau dapat meningkatkan tingkat metabolisme Anda sehingga jika Anda minum terlalu banyak, ini bisa menimbulkan dampak yang tidak nyaman terhadap tubuh Anda.
(Martin Bagya Kertiyasa)