Sedangkan di kelompok usia dewasa muda, tepatnya Gen Z usia 18 hingga 24 tahun dan Gen Milenial yang berusia 25 hingga 42 tahun, didapati sebanyak paling masing-masing sebesar 37 persen dan 48 persen merasakan susah mengambil keputusan sehari-hari akibat stres karena pandemi Covid-19. Sementara untuk kelompok lanjut usia, 76 tahun ke atas hanya 3 persen yang mengatakan jika mereka merasa kesulitan dan stres.
Secara keseluruhan, sebanyak 74 persen orang dewasa mengatakan stres telah begitu memengaruhi kehidupan mereka selama sebulan terakhir ini. Misalnya mengalami sakit kepala dan perasaan kewalahan.
Sebagai psikolog, Vaile mengingatkan kita tetap harus punya optimisme. Walau memang pada kenyataannya, pandemi masih berlangsung.
“Rasa optimis membantu untuk mengingatkan diri sendiri bahwa kita telah melalui kesulitan ini sebelumnya, baik secara pribadi atau sebagai suatu bangsa. Jadi bahkan hanya mengingatkan diri kita sendiri bahwa ini tidak akan berlangsung selamanya, meskipun sekarang mungkin terasa seperti itu,” pungkasnya.
(Dyah Ratna Meta Novia)