Ilmuwan Klaim Temukan Molekul di Racun Ular yang Bisa Lawan Covid-19

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Kamis 02 September 2021 10:33 WIB
Studi racun ular bisa melawan covid-19. (Foto: Reuters)
Share :

ILMUWAN Brasil mengklaim telah menemukan molekul di dalam racun ular Jararacussu yang dapat menghambat reproduksi virus corona dalam sel monyet. Ini disebut sebagai hal pertama yang bisa menjadi gerbang terciptanya obat memerangi covid-19.

Hasil studi itu pun telah diterbitkan dalam jurnal ilmiah Molecules pada bulan ini. Dijelaskan bahwa molekul yang dihasilkan ular jenis Jararacussu dapat menghambat kemampuan virus untuk berkembang biak dalam sel monyet hingga 75 persen.

Baca juga: Covid-19 Penyakit Self Limiting Disease, Dokter: Obat yang Diberikan Sifatnya Suportif 

"Studi ini menunjukkan komponen racun ular itu mampu menghambat protein yang sangat penting dalam virus," kata Rafael Guido, profesor dari Universitas Sao Paulo sekaligus penulis studi tersebut, dikutip dari laman New York Post, Kamis (2/9/2021).

Molekul yang dihasilkan dari bisa ular itu disebut peptida atau rantai asam amino yang dapat terhubung ke enzim virus corona yang disebut PLPro. Enzim ini sangat penting untuk reproduksi virus, bahkan tanpa melukai sel lain.

Baca juga: Waspada Hoaks Obat Covid-19, Dokter Bagikan Cara Mengeceknya 

Peptida sendiri sudah dikenal luas karena kualitas antibakterinya. "Peptida dapat disintesis di laboratorium," kata Guido. Hal ini membuat peneliti tidak perlu menangkap atau memelihara ular dalam jumlah besar.

Di Brasil rupanya terjadi perburuan ular Jararacussu karena informasi ini. Masyarakat ada yang salah menangkap bahwa bisa ular benar-benar dapat menyembuhkan covid-19. Padahal, bukan begitu maksudnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya