“Jika tidak ada upaya serius untuk membantu anak-anak ini terampil membaca dari sekarang, maka kita harus membayar ongkos sosial yang besar di masa depan,” ujar Vamelia Ibrahim, Ketua Tim PKK Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara.
Vamelia mengatakan, pihaknya perlu mendorong anak-anak untuk membaca. Terutama orangtua harus menjadi pendorong anak-anaknya untuk mau terus membaca.
Salah satu upaya yang dilakukan agar anak-anak gemar membaca, terang Vameila, dengan menggerakan Taman Baca Masyarakat (TBM). Ia telah minta masukan dari ahli pendidikan, pakar literasi dan pegiat untuk mewujudkan rencana ini.
Para pegiat, lanjutnya, juga dibantu kader PKK dipersiapkan sebagai motor gerakan ini. Kader-kader ini mendapat pelatihan dan pendampingan.
Pelatihan difokuskan agar kader PKK mampu membacakan buku cerita anaka-anak dengan teknik yang menyenangkan. Mampu memilih buku anak yang sesuai dengan kemampuan membaca dan usia anak, menyusun program TBM, dan bersinergi dengan sekolah untuk membantu anak-anak belajar membaca.
(Dyah Ratna Meta Novia)