Tak Cuma Sinovac, Antibodi dari Vaksin Pfizer Juga Turun setelah 6 Bulan

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Kamis 29 Juli 2021 12:27 WIB
Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Foto: Freepik)
Share :

VAKSIN Covid-19 buatan Sinovac dikabarkan mengalami penurunan efektivitas antibodi setelah 6 bulan dari penyuntikan kedua. Oleh karena itu, dibutuhkan suntikan ketiga atau booster untuk kembali meningkatkan antibodi.

Selain Sinovac, ternyata efektivitas vaksin virus corona yang dikembangkan oleh Pfizer dan BioNTech juga mengalami penurunan dari 96% menjadi 84% enam bulan setelah inokulasi.

CEO Pfizer Albert Bourla mengatakan, efektivitas vaksin mencapai 96,2% antara satu minggu hingga dua bulan setelah menerima dosis kedua. Efektivitas itu pun menurun rata-rata 6% setiap dua bulan.

“Kami juga melihat data dari Israel bahwa ada penurunan kekebalan dan itu mulai berdampak pada apa yang dulunya 100% terhadap rawat inap. Sekarang, setelah periode enam bulan, menjadi rendah 90-an dan 80-an menengah ke atas,” kata Bourla seperti dilansir dari CNBC.

“Kabar baiknya adalah kami sangat yakin bahwa dosis ketiga, booster, akan mengambil respons imun ke tingkat yang cukup untuk melindungi dari varian delta,” tambah dia.

Memang varian delta merupakan strain yang dominan di AS dan negara-negara lain di seluruh dunia. Tidak jarang vaksin menurun efektivitasnya dari waktu ke waktu, dan ada preseden untuk vaksin tiga dosis untuk penyakit lain.

Meskipun demikian, data menunjukkan bahwa vaksin terus menawarkan perlindungan enam bulan kemudian. Selain itu, vaksin tetap sangat efektif dalam mencegah rawat inap sebesar 97%.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya