PPKM Darurat tengah digencarkan oleh Pemerintah dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang terus mengalami peningkatan. Untuk itu, kegiatan di luar rumah pun dibatasi. Jika harus ke luar rumah untuk alasan penting, kita wajib mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 6M yaitu dengan menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, menjauhi kerumunan, dan menghindari makan bersama.
Meski berada #DirumahAja, bukan berarti harus melupakan penampilan agar mood tetap terjaga, apalagi harus menjalani Work from Home (WFH) dan harus menghadiri banyak meeting virtual. Untuk tetap modis di setiap virtual meeting, scarf bisa menjadi alternatif agar penampilan tetap menarik. Meskipun simple, scarf bisa dimodif menjadi berbagai fungsi termasuk sebagai aksesoris.
Foto: Dok.Kemenparekraf.go.id
Bukan cuma itu, scarf juga bisa jadi hadiah yang worth it untuk kolega atau orang tersayang. Banyak ragam scarf dengan motif khas Nusantara dengan aneka bahan yang tentunya dari brand lokal seperti motif batik, tenun, dan rajut yang bikin hari lebih bersemangat. Sehingga Anda akan terlihat lebih cantik dan menarik dengan sentuhan scarf sebagai alternatif fesyen.
Nah, berikut alasan scarf jadi pilihan terbaik di segala suasana:
1. Bisa Menghangatkan Tubuh
Saat cuaca dingin, Anda tetap bisa tampil modis dengan mengenakan scarf rajut yang bisa menghangatkan tubuh. Scarf dengan bahan rajut tentu lebih hangat daripada bahan scarf yang lain. Cara memakainya pun mudah, hanya dililitkan ke leher dan Anda pun bisa tetap bergaya di tengah udara dingin atau saat cuaca hujan.
Scarf rajut (Foto: Dok.Instagram krosye_)
2. Scarf Print sebagai Aksesoris Kepala
Penampilan Anda akan terlihat lebih artsy dan dinamis dengan scarf print unik motif abstrak. Pastinya Anda lebih percaya diri dengan mengenakan scarf sebagai aksesoris kepala. Scarf yang panjang bisa dilipat dan diikat di kepala dan jadi seperti bandana. Pastinya membuat Anda lebih ceria dan tampil beda.
Baca Juga: Rumah Mode Barli Asmara Luncurkan Scarf Scribble yang Pertegas Keindahan Pemakainya
(Foto: Dok.Instagram tioriabycaramia.official)
3. Leher Cantik dengan Scarf Batik
Motif batik memang tak akan lekang oleh zaman. Batik merupakan warisan budaya Nusantara yang mendunia. Motif batik pun cocok dipakai dalam berbagai momen, mulai dari santai hingga acara formal.
Tak kalah keren juga, kain batik bisa dimodifikasi sebagai scarf. Untuk Anda yang ingin tampil fashionable dengan batik, gaya dengan scarf ini wajib dicoba. Tentunya bikin Anda makin semangat menjalani hari sambil work from home.
4. Hijab dengan Scarf Tenun jadi Andalan
Bagi Anda para hijaber juga bisa tampil kece dengan scarf motif khas Nusantara. Salah satunya dengan scarf tenun. Bahan tenun dibuat dengan alat tenun tradisional dan tentunya sentuhan kreatif tangan pengrajin lokal. Scarf tenun juga bisa dipakai di segala suasana. Bahannya yang tebal juga mampu menangkal udara dingin.
Untuk Anda yang ingin tampil beda jangan ragu pilih scarf tenun ini dalam menghadiri meeting online atau video call bareng sahabat-sahabat.
Scarf tenun Lombok. (Foto: Dok.Instagram Kainnesia)
Selain scarf tenun, pilihan motif nusantara lainnya juga bisa jadi pilihan fesyen Anda. Scarf dengan motif songket membuat Anda lebih menawan dan tampil etnik. Songket merupakan kain tenun tradisional yang berasal dari Sumatera. Pola yang unik dengan menggunakan warna emas menjadi suatu ciri khas dari motif songket, sehingga menimbulkan efek yang gemerlap.
Kain songket umumnya dipakai saat acara formal. Namun, scarf motif songket tentunya cocok dikenakan di berbagai momen.
Motif songket. (Foto: Dok.Instagram hafanda.id)
Nah, bagi Anda yang ingin produk #KerajinanTanganLokal, mudah, kok. Sudah banyak marketplace yang menjual berbagai produk kerajinan tangan khas Nusantara. Jadi, Anda tetap aman belanja produk lokal #DiRumahAja.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) juga mengajak masyarakat untuk mendukung dan membantu usaha para pelaku ekonomi kreatif (ekraf) dengan tetap membeli produk lokal pada masa pandemi Covid-19.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno berharap Indonesia menjadi pusat fesyen muslim dunia karena memiliki modal dan segudang potensi mulai dari SDM, pasar, hingga fesyen desainer yang berkualitas.
Menurutnya, sektor ekraf sudah menyumbangkan PDB sebesar Rp1.100 triliun dari 17 subsektor ekraf, yang didominasi fesyen, kuliner, dan kriya. Jumlah masyarakat muslim Indonesia selama ini hanya menjadi pasar dan ternyata banyak mengimpor produk-produk halal.
“Untuk itu kita harus menjadi pemain bukan menjadi penonton, kita ingin menjadikan Indonesia atau Jakarta sebagai ‘Moslem fashion capital of the world’. Karena kita memiliki semuanya. Baik desainernya, pasarnya ada, perlu dukungan dari semua untuk mewujudkannya,” katanya.
Dengan turut membantu para pelaku UMKM untuk tetap survive di tengah pandemi dengan #BeliKreatifLokal seperti scarf Nusantara yang membuat Anda terlihat eksotis dan tentunya membuat semakin #BanggaProdukIndonesia. Bagikan keseruan Anda tampil keren dan kece memakai scarf #KerajinanTanganLokal dengan mengikuti Video Kompetisi TikTok Hashtag Challenge #DiIndonesiaAja. Caranya sangat mudah, cukup dengan membuat konten kreasi video TikTok berdurasi maksimal 15 detik.
Lengkapi dengan efek #DiIndonesiaAja dan backsound jingle ‘Aku Cinta Indonesia’. Selanjutnya, tinggal upload video kreasi tersebut dengan hashtag #DiIndonesiaAja dan mention @indonesia.travel. Mudah kan!
Pastikan juga Anda untuk tetap patuhi protokol kesehatan meski beraktivitas #DiRumahAja dan dukung terus pelaku ekonomi kreatif dengan #BeliKreatifLokal secara online selama masa pandemi. Selain mematuhi protokol kesehatan, Anda juga perlu melakukan vaksinasi guna melindungi diri serta mengurangi penyebaran virus Covid-19. Untuk mendapatkan informasi lainnya seputar ekraf dan travelling #DiIndonesiaAja, Anda bisa follow Instagram @pesonaid_travel untuk mendapatkan lebih banyak inspirasi.
CM
(Yaomi Suhayatmi)