Peneliti India Buktikan Vitamin D Tak Beri Kekebalan pada Covid-19

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Sabtu 10 Juli 2021 12:12 WIB
Vitamin D. (Foto: Freepik)
Share :

Menurut Prof Beri, sebab ada perbedaan kualitas perawatan kesehatan, tingkat tes, usia populasi, atau jenis virus corona yang tak sama di tiap negara. "Intinya belum cukup data untuk bisa bilang bahwa vitamin D dapat mencegah seseorang terinfeksi Covid-19," tegasnya.

Ia pun menyoroti informasi yang beredar di India bahwa studi yang dilakukan di negara tersebut membuktikan pemberian vitamin D mungkin sekali bermanfaat sebagai bagian dari pengobatan Covid-19. Namun, peneliti India juga bilang bahwa pemberian vitamin D sebelum diagnosis tidak memengaruhi hasil pengobatan terhadap pasien.

"Artinya, vitamin D yang dikonsumsi sebelum pasien terdiagnosis Covid-19 dibanding dengan pasien yang tidak mengonsumsi, ternyata sama saja hasilnya. Dus, penelitian juga memuat kalau dosis vitamin D itu kebanyakan, ditemukan yang namanya toksisitas sebagai efek samping," katanya.

Meskipun, pemberian tambahan vitamin D sebesar 10-25 mikrogram tiap hari bisa memproteksi pasien terhadap infeksi akut saluran napas "Tapi tetap belum cukup bukti untuk mencegah Covid-19," singkatnya.

"Dari itu semua, saya memandang bahwa belum ada cukup bukti yang menyatakan vitamin D mencegah seseorang terinfeksi Covid-19. Begitu juga untuk pengobatannya. Bahkan Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) tidak mengeluarkan izin untuk vitamin D sebagai bagian dari pengobatan Covid-19," terang Prof Beri.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya