Obat Ivermectin Hadirkan Drama 'Viralkan' ala PT Harsen Vs 6 Kesalahan Milik BPOM

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Jum'at 02 Juli 2021 18:47 WIB
Ilustrasi. (Foto: Freepik)
Share :

BEBERAPA waktu lalu beredar pesan berantai bahwa Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memblokir salah satu produsen obat Ivermectin. Belakangan diketahui bahwa perusahaan tersebut adalah PT Harsen Laboratories.

Dalam keterangannya, diberi judul dengan'BPOM Blokir Gudang Ivermectine, Perang Melawan Covid-19 Sengaja Dibikin Kalah'. Pesan tersebut pun mengatasnamakan dr. Riyo Kristian Utomo, MH.Kes, CH, CMH, Cht., Direktur Marketing PT Harsen Laboratories.

Secara lebih detailnya, berikut MNC Portal lampirkan rilis yang ramai tersebut:

BPOM Blokir Gudang Ivermectine, Perang Melawan Covid-29 Sengaja Dibikin Kalah

 

JAKARTA- Sungguh mencurigakan sikap BPOM yang melakukan inspeksi mendadak ke pabrik PT Harsen Laboratories yang selama ini memproduksi ivermectine, obat cacing yang sudah terbukti mampu menyembuhkan pasien Covid-19.

 

Sudah seminggu BPOM melakukan sidak dan memblokir obat Ivermectine keluar dari pabrik PT Harsen Laboratories. Hal ini disampaikan dr. Riyo Kristian Utomo, MH.Kes, CH, CMH, Cht., Direktur Marketing PT Harsen Laboratories kepada pers Jumat (1/7)

 

"Berhari-hari mereka nongkrong memeriksa semua faktur di pabrik. Sepertinya mereka tidak menginginkan obat ini beredar dan dipakai untuk melawan Covid," ujarnya.

 

"Tapi yang terpenting BPOM telah menghambat upaya pemerintah untuk melindungi masyarakat dari Covid. Sebagai lembaga negara BPOM seharusnya yang paling bertanggung jawab melindungi rakyat. Bukan melucuti senjata rakyat melawan Covid," kata dia.

 

"Saat ini semua upaya termasuk vaksinasi dilakukan untuk melindungi manusia untuk terserang covid, namun angka penularan terus meningkat. Nah, Ivermectin adalah harapan baru bagi penderita Covid hari ini agar bisa sembuh. Jadi kami pertanyakan niat BPOM menghambat distribusi Ivermectine sebagai senjata rakyat dalam perang melawan Covid," ungkapnya.

 

"Mengapa BPOM justru seperti mensabot perintah presiden? Apakah kurang jelas pernyataan Menteri BUMN Erick Thohir dan Kepala KSP Moeldoko yang menginginkan agar Ivermectine dapat segera dipakai oleh rakyat melawan Covid?" tegasnya.

 

"BPOM harus berhenti mengintimidasi kami menyediakan senjata Ivermectine melawan Covid. Jangan ada upaya sengaja agar kita kalah. Kita harus menang melawan Covid. Jangan ada yang menghalangi. Ini perang rakyat!" kata dia.

Sementara itu seorang pegawai yang tidak mau disebut namanya menceritakan bagaimana BPOM telah mengganggu produksi Ivermectine di pabrik PT Harsen Laboratories.

"Mereka seperti sengaja agar obat ini tidak keluar dari pabrik. Mereka pertanyakan dari mana obat beredar sampai di Pramuka. Kami tidak tahu menahu. Itu tugas BPOM kan," ujarnya saat dihubungi. (*).

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya