Goa ini terletak di Pegunungan gamping di Semenanjung Benoa, memberi bukti tentang kehidupan yang pernah berlangsung di sana. Dalam penggalian di goa Selonding ditemukan alat-alat terdiri dari alat serpih, serut, sudip, lacipan, tulang-tulang binatang, beberapa pecahan kulit molusca dan sejumlah alat-alat dari tulang.
Di antara alat-alat tulang terdapat beberapa lencipan muduk yaitu sebuah alat sepanjang 5 cm yang kedua ujungnya diruncingkan. Hal itu telah memberi gambaran telah adanya aktivitas kehidupan di sana pada masa itu.
(Foto: Instagram/@laksmi_kamalalaya)
Pura Goa Selonding di Desa Ungasan diperkirakan memiliki kaitan erat dengan Pura Dalem Selonding yang ada di Besakih.
Dugaan tersebut didasarkan pada struktur bangunan dan pelinggih di Pura Goa Selonding, di mana bangunan pokok yang dianggap sebagai pelinggih utama adalah linggih untuk Ratu Gede Cakra Sari. Nama itu diduga perubahan dari nama Ratu Gede Cakra Kesari yang dapat dihubungkan dengan raja Sri Wira Dalem Kesari.
(Rizka Diputra)