“Visi kita berusaha untuk selalu bisa direct impact kepada pekerja kreatif dan budaya Indonesia setiap kali kita produksi film atau projek apapun. Di Tarian Lengger Maut ini visi kita membangun pekerja kreatif di daerah yang sangat talented,” kata Aryanna Yuris, produser Aenigma Pictures.
Sekitar 70 persen filmmaker yang terlibat berasal dari tim lokal. Kemudian juga melibatkan banyak seniman lokal yang ikut masuk di dalam film.
“Kita juga mau mengangkat Banyumas. Kita juga langsung melibatkan seniman lokal karena kita percaya untuk memberi direct impact bukan cuma menceritakan tentang mereka, tapi juga memperlihatkan bagaimana mereka bisa hidup dari skill dan profesi mereka,” ucap Aryanna.
Bukan film horor
Kalau dari judulnya, kamu pasti akan mengira jika film ini akan memiliki jalan cerita seram seperti horor-horor kebanyakan kan? Kalau kamu menebak demikian, sayangnya tebakanmu salah.
Karena film ini bergenre thriller dan kamu harus nonton untuk menyaksikan sendiri cerita yang mendebarkan dari film ini. “Karena walau judulnya ‘maut’ bukan berarti horor. Karena maut kan bisa kematian, pembunuhan,” kata sutradara Yongki Ongestu.
Akting yang tak biasa