PUASA mungkin menjadi saat Anda mengelola pola makan dengan baik. Tapi, di sisi lain apa yang dikonsumsi saat puasa bisa jadi membuat kita malah mengalami kenaikan berat badan.
Pola makan yang tak sehat, mulai dari ukuran porsi, asupan kalori, lemak dan karbohidrat yang berlebihan selama bulan Ramdan bisa membuat kita mengalami kenaikan berat badan. Apalagi, saat Lebaran orang cenderung menyantap segala jenis makanan dan minuman.
Nah, agar berat badan bisa turun dan kembali ideal seperti sebelumnya. Maka diet sekaligus detoks pun perlu dilakukan. Bingung harus mulai dari mana? Tenang, mewarta Timesofindia, Kamis (14/5/2021) berikut tips diet sekaligus detoks agar berat badan bisa kembali ideal pasca Lebaran.
Terapi air
Meski sebagian besar orang beraktivitas di rumah dengan work from home, atau sekolah dan kuliah daring karena pandemi. Tapi nyatanya kebutuhan air atau cairan terkadang masih belum terpenuhi.
Langkah pertama untuk berdiet memantau pola makan ialah disarankan untuk minum dua gelas air sebelum duduk untuk makan. Hal ini bertujuan agar bisa mengurangi asupan makanan dan juga mengurangi keinginan untuk makan. Selain itu, ketika tubuh terhidrasi, pengeluaran energi saat istirahat akan meningkat yang berarti tubuh kita bisa membakar kalori lebih cepat.
Makan dengan perlahan
Tips kedua ialah, berlatih menahan diri dan makan dengan perlahan. Ini akan membantu diri kita bisa mengenali sinyal tubuh saat mulai merasa kenyang. Perhatikan sinyal-sinyal ini dan jangan makan berlebihan setelah merasa kenyang.
Melatih porsi
Setelah puasa sebulan penuh, tubuh kita beradaptasi dengan jadwal puasa. Langsung kembali menghajar tubuh dengan makanan tinggi garam dan sarat lemak tentu bukan ide yang bagus.
Maka dari itu, mulailah mulai mengonsumsi porsi makanan yang lebih kecil dan mengurangi interval antara waktu makan. Jika ingin menjaga berat badan, mulailah makan buah-buahan dan sayuran segar sebelum menyantap camilan berkalori tinggi.