KASUS babi ngepet banyak menghiasi pemberitaan beberapa hari ini. Hal ini lantaran adanya kasus babi ngepet di Depok, Jawa Barat, yang viral di media sosial.
Awalnya, warga Kampung Bedahan, Sawangan, merasa ada yang ganjil dengan kemunculan babi tersebut di wilayahnya. Polisi pun bertindak cepat, dan menyebutkan bahwa babi yang ditangkap tersebut adalah babi hutan.
Kasus babi ngepet seperti ini mungkin kurang awam di kuping masyarakat milenial. Lantas, kenapa kejadian mistis seperti babi ngepet ini tidak pernah lagi terjadi sekarang?
Ahli medium interdimensional Furi Harun. Menurut dia, praktek babi ngepet benar ada di masyarakat Indonesia. Tapi, memang di era modern seperti sekarang sudah sangat jarang ditemukan.
"Apalagi makin banyak orang yang begadang. Beda dengan zaman dulu, jam 8 malam saja udah pada tidur sehingga orang yang melakukan praktek pesugihan babi ngepet bisa dengan bebas berkeliaran," tutur Furi melalui pesan singkat.
Seperti cerita dan film-fim horor yang beredar, Furi yang juga seorang perempuan Indigo itu melanjutkan bahwa babi ngepet adalah sebuah praktik ilmu hitam. "Babi ngepet bagian dari praktek pesugihan yang bekerja sama dengan siluman babi," katanya.
Biasanya, praktek babi ngepet dikerjakan oleh dua orang, satu orang berubah jadi babi, dan satu lainnya bertugas menjaga lilin.