Cara pengolahan rahang ikan tuna bakar sendiri cukup unik, di mana proses pembakarannya sendiri tidak menggunakan arang tempurung melainkan memakai kulit pala. Bakar rahang tuna pakai kulit pala, membuat ikan menjadi wangi dan bau amisnya hilang.
Setiap hari, rumah makannya ramai oleh pengunjung, terutama saat makan siang dan makan malam. Bahkan bukan hanya pengunjung dari Manado saja yang kepincut, ikan bakar rahang tunanya dipesan juga dari Jakarta, Sumatera, bahkan sampai ke China.
Salah seorang pengunjung bernama David mengaku rahang tuna di rumah makan tersebut memang enak dan sudah lama menjadi pelanggan tetap.
"Sudah lama, biasa datang dengan keluarga. Rahang tuna di sini memang enak, sudah pernah coba di tempat lain, namun rasanya beda, ada yang bakar ikan sampai hangus," kata David.
(Dewi Kurniasari)