Tantrum adalah ledakan emosi, seperti amukan marah anak yang dapat membuat frustasi orangtua mana pun. Kemarahan dimulai dari merengek dan menangis hingga berteriak, menendang, memukul, dan menahan napas.
Ini umum terjadi pada anak laki-laki dan perempuan dan biasanya terjadi antara usia satu hingga tiga tahun.
Tantrum adalah bagian normal dari perkembangan anak. Begitulah cara anak kecil menunjukkan bahwa mereka kesal atau frustrasi. Tantrum dapat terjadi ketika anak-anak lelah, lapar, atau tidak nyaman. Mereka emosi marah, saat tidak bisa mendapatkan sesuatu, seperti mainan.
Tantrum sering terjadi selama tahun kedua kehidupan, ketika keterampilan bahasa mulai berkembang. Karena balita belum bisa mengatakan apa yang mereka inginkan, rasakan, atau butuhkan, si kecil menjadi frustrasi emosi dan akhirnya mengamuk. Saat keterampilan bahasa meningkat, amukan cenderung menurun.
Dikutip dari kidshealth.org, berikut beberapa tips yang dapat mengatasi anak tantrum:
1. Berikan banyak perhatian positif, seperti beri hadiah si kecil dengan pujian dan perhatian atas perilaku positifnya.