Banyak orang menjadi korban ghosting. Bahkan ghosting sudah menjadi tren anak muda sekarang saat sudah bosan menjalin hubungan cinta, hilang tanpa kabar.
Bahkan selebgram cantik Anya Geraldine pun pernah di-ghosting. Ternyata hal ini bisa menimpa siapa saja.
"Bagi mereka yang tidak berani menghadapi situasi ini, ghosting merupakan cara yang mudah untuk dilakukan walaupun terkesan pengecut," kata Psikologi Mei kepada MNC Portal Indonesia.
Mereka menganggap ghosting dilakukan untuk menghindari drama yg menyakitkan atau menghindari melukai pasangan. Padahal, faktanya justru ghosting lebih menyakitkan dan menimbulkan luka yang amat dalam.
Tak jarang korban ghosting menjadi stres dan bahkan depresi, bahkan hilangnya rasa percaya diri maupun rasa peercaya kepada orang lain. Akibatnya, mereka pun akan kesulitan untuk menjalin hubungan baru karena dipenuhi rasa trauma.
Supaya hal tersebut tidak terjadi, Mei pun memberikan beberapa cara mengenai apa yang harus dilakukan jika Anda merupakan korban ghosting.
1. Beri waktu
Beri waktu diri anda untuk tetap berpikir positif. Karena bisa jadi hal ini terjadi karena ada sesuatu dengan orang tersebut. Tidak berpikir negatif dapat membuat Anda menjadi lebih tenang sehingga tidak mudah stres.
2. Berusaha menghubungi
Jika ia menghilang dalam beberapa waktu, cobalah hubungi dengan berbagai cara. Minimal Anda sudah berusaha untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi.
3. Ambil keputusan untuk move on
Jika sampai batas waktu Anda tidak kunjung mendapat jawaban, maka Anda bisa memutuskan harus bagaimana. Apakah Anda akan menunggu dalam ketidakpastian, atau move on. Namun move on adalah pilihan yang lebih baik daripada hidup dalam ketidakpastian.
4. Belajar menerima
Anda harus percaya bahwa terkadang ada hal di dunia ini yang tidak punya jawaban dan tak dapat dijelaskan. Sehingga menerima adalah hal terbaik yang dapat Anda lakukan ketimbang menyalahkan dia, menyalahkan keadaan, atau menyalahkan diri sendiri. Anggap saja dia memang tidak pantas untuk Anda dan Anda tetaplah berlian yang berharga.
5. Ikhlas
Jika ternyata Tuhan memperlihatkan ke Anda bahwa orang tersebut bersama orang lain, tentu itu sangat menyakitkan. Maka yang bisa Anda lakukan adalah tetap berusaha menghubungi untuk menyelesaikan hubungan Anda dengan baik.
Namun, jika pasangan Anda tidak mau dan tetap menghindar, maka yang harus Anda lakukan adalah melanjutkan hidup Anda dan berusaha ikhlas.
6. Terima dengan lapang dada
Terima dengan lapang dada, hadapi kenyataan dan bersyukur karena orang yang pernah bersama Anda tidak cukup baik buat Anda. Mungkin ini cara Tuhan menjauhkan Anda dengannya karena suatu hari Anda akan bersama orang yang jauh lebih baik dan menghargai Anda.
7. Berpikir positif
Dengan terus berpikir positif, maka depresi bisa dihalau. Yakinkan diri Anda bahwa Anda tetap cukup, pantas dicintai dan berharga. Jadikan saat ini sebagai cara untuk mencintai diri sendiri lebih banyak lagi. Dan yakinlah jodoh yang tepat akan hadir di masa depan, jangan takut ya!
(Dyah Ratna Meta Novia)