PEMBERIAN vaksin Covid-19 memang terus digencarkan oleh pemerintah dalam rangka pembentukan herd imunity. Namun, karena keterbatasan vaksin maka belum semua mendapatkan vaksin Covid-19.
Saat ini, vaksin baru diberikan pada tenaga medis, lansia dan mereka yang berada di garda depan penanganan pandemi Covid-19. Hingga kini, mereka yang mendapatkan vaksin pun tidak mengalami efek samping yang berarti. Kebanyakan, hanya mengeluhkan pegal dan pusing, serta yang cukup banyak juga adalah mengantuk.
Terkait dengan efek samping mengantuk usai divaksinasi Covid-19, dituturkan Prof. Dr. Kusnadi Rusmil, dr., Sp.A(K), MM, Ketua Riset Uji Klinis Vaksin Covid-19 , saat uji klinis memang terjadi kejadian mengantuk pada relawan yang diuji klinis.
"Habis disuntik dalam hari-hari uji klinis, memang ada yang sensitif, yang mengantuk itu ada. Tapi kalau ngantuk kan tidur saja, setelah tidur kan jadi segar,” jelas Prof. Dr. Kusnadi Rusmil.
Melansir klikdokter, dr. Arina Heidyana menyebut lelah dan mengantuk setelah menerima vaksin COVID-19 merupakan efek samping yang normal terjadi. Kondisi tersebut pun dapat dialami secara berbeda. Bahkan, ada pula sebagian penerima vaksin yang mungkin tidak merasakannya.
"Timbulnya efek samping vaksin COVID-19 menandakan bahwa sistem kekebalan tubuh telah bekerja dan bereaksi. Jadi, lelah dan mengantuk juga bisa merupakan respons tubuh terhadap vaksin tersebut,” kata dr. Arina.