SALAH satu kendala dalam mendatangkan vaksin Covid-19 adalah karena semua negara tengah berlomba untuk mendapatkannya. Meski demikian, Indonesia telah menjadi salah satu negara yang beruntung bisa mendapatkan banyak vaksin.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin membenarkan bahwa fenomena rebutan vaksin Covid-19 memang sedang terjadi di seluruh dunia. Meski demikian, ia mengaku sangat bersyukur karena rakyat Indonesia bisa mendapatkan akses vaksin Covid-19 dalam jumlah yang cukup.
Dalam konferensi pers Perpanjangan PPKM Mikro, yang disiarkan di channel YouTube @PerekonomianRI, Menkes Budi juga menjelaskan bahwa masalah ketersediaan vaksin menjadi masalah yang dihadapi pemerintah Indonesia saat ini. Oleh sebab itu ia meminta masyarakat untuk lebih bersabar dalam menerima vaksin.
"Walaupun kita sudah berhasil menyuntik banyak vaksin hasil dari kerjasama dari berbagai pihak, kita musti sadari, sampai Juni, hanya sekira 80-90 juta dosis vaksin yang akan kita terima, atau sekira 24% dari kebutuhan. Sehingga tolong kita harus menjaga ekspektasi masyarakat agar tidak terlampau tinggi untuk bisa segera disuntik," terang Menkes Budi.
Menurutnya, pemerintah tidak bisa terlalu banyak menyuntikkan vaksin karena adanya keterbatasan di sisi vaksin. Pemerintah sengaja menjaga laju penyuntikan vaksinasi Covid-19 karena alasan ini.